NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengingatkan perusahaan besar swasta (PBS) yang berinvestasi di daerah setempat agar menjalankan investasi dengan clean and clear (secara lengkap) dan taat asas.

“Clean and clear yang saya maksudkan dalam hal peizinan, amdal, kebun plasma serta corporate social responsibility atau CSR. Ini sangat penting, dan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Bupati saat menghadiri acara Investor Gathering.

Menurut bupati, sinergisitas program CSR untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Lamandau sangat diperlukan guna meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara, lanjut Bupati, asas investasi yang harus dilaksanakan PBS, diantaranya berwawasan lingkungan, serta keseimbangan kemajuan. Hal tersebut dinilai penting untuk menjadi perhatian.

Bupati Hendra juga mengajak dunia usaha dalam mendukung upaya Pemkab Lamandau menurunkan prevalensi stunting, CSR PBS bisa diarahkan untuk pemberian makanan tambahan bergizi untuk ibu hamil dan anak usia 0-24 bulan.

“Disinilah peran CSR PBS dibutuhkan sehingga prevalensi stunting di Kabupaten Lamandau bisa zero point,” harapnya.

--page

Sementara itu, Perwakilan dari Dunia Usaha Direktur PT Kapuas Prima Coal tbk, Padli Noor mengatakan ,bahwa dunia usaha berkomitmen tetap terus menjalankan program CSR untuk kemandirian ekonomi masyarakat terutama UMKM Lokal.

“Kami berkomitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di Kabupaten Lamandau,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)