PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Motorik anak terdir dari dua jenis yang pertama yaitu motorik kasar dan motorik halus, motorik kasar adalah berhubungan dengan perkembangan anak seperti kemampuan merangkak pada usia tujuh hingga sembilan bulan.

Kemudian pada usai sembilan bulan anak sudah bisa duduk sendiri, sedangkan motorik halus lebih pada berhubungan atau berkaitan dengan kemampuan anak berkoordinasi antara mata, otak dan otot tangan.

Berkaitan motorik anak Dokter Poliklinik Anak RSUD Kota Palangka dr Franky Luhulima akan membagikan tips melatih motorik anak. Adapun salah satu cara melatih motorik anak terutama motorik halus.

Dengan cara melakukan kegiatan menyenangkan secara rutin dengan anak seperti melatih melipat kertas, menggunting, menempel, merunce, mewarnai dan juga menjiplak gambar.

"Motorik halus dan motorik kasar ini perlu dilatih dengan sedemikian rupa demi tumbuh kembang motorik anak yang optimal, sehingga anak tersebut bisa memiliki kecerdasan yang baik," ungkapnya, Sabtu, 11 Maret 2023.

Sedangkan untuk motorik kasar anak, orang tua bisa melatihnya dengan melakukan kegiatan di luar rumah seperti bermain, mencabut rumput - rumput kecil, menyapu halaman dan memetik daun - daun.

Dengan adanya dua tips sederhana tersebut, orang tua bisa bermain dengan anak seperti biasa sekalian juga untuk melatih kemampuan motorik anak, baik itu motorik halus maupun motorik kasar.

--page

"Ayo latih motorik anak sejak usia balita, karena 1.000 hari usia pertama anak adalah penting untuk pertumbuhan anak, maka dar itu selain diberkan makanan yang bergizi 1.000 hari pertama juga anak harus mendapatkan latihan motorik," pungkasnya. (PATHUR/R)