BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya menyampaikan ajakan untuk memperketat kembali protokol kesehatan (prokes) walaupun perkembangan kasus masih melandai.
“Melandainya kasus Covid-19 saat ini membuat masyarakat abai terhadap prokes. Alhasil, kasus baru masih bermunculan. Jadi, pengetatan penerapan prokes, seperti memakai masker baik didalam atau diluar ruangan, mencuci tangan itu tetap dilakukan, khususnya di lingkungan sekolah,” kata Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani.
Selain penerapan prokes, masyarakat diharapkan untuk juga proaktif dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19, terutama vaksinasi booster baik booster satu maupun dua. Sebagai langkah untuk meningkatkan pertahanan diri terhadap Covid-19.
“Kedua hal ini masih menjadi cara ampuh untuk mencegah penularan maupun keparahan. Jadi, tetap prokes dan ikuti vaksinasi, karena pandemi Covid-19 masih belum usai,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu, 12 Maret 2023 kasus konfirmasi Covid-19, pasien sembuh, dan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.
--page
Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.446 kasus, pasien sembuh 58.687 orang, dan pasien meninggal dunia 1.740 orang.
Sedangkan kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 7 orang dan yang isolasi mandiri ada 12 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/Y)









