PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 4 Baitul Muslimat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menggelar festival musik tradisional hadrah atau terbangan, kegiatan itu di ikuti oleh seluruh kelompok terbangan yang ada di Kecamatan Kumai.

Kegiatan festival Terbangan ini di kemas dalam acara puncak Harlah Ke 4 Baitul Muslimat di desa Teluk Bogam, kegiatan tersebut dihadiri juga Ketua DPC PDIP Kobar Ahmadi Riansyah dan Wakil Ketua I DPRD Kobar Mulyadin, dan diisi ceramah oleh Habib Ahmad Fadilah Bachin. 

Ketua Baitul Muslimat Kobar Mina Irawati Ahmadi Riansyah mengatakan, kegiatan festival terbangan ini di pusatkan di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, dengan tujuannya untuk menggali dan mensyiarkan kembali seni dan budaya Islam.  

"Festival terbangan, sementara ini untuk Kecamatan Kumai saja dan tahun depan akan kita laksanakan untuk umum, sebagai salah satu upaya mensyiarkan seni dan budaya islam," ujarnya, Senin, 13 Maret 2023.

Diungkapkannya, jika sebelumnya sudah jadwalkan sejak tahun lalu, namun karena masih Pandemi Covid-19 terpaksa ditunda. Termasuk, agenda festival terbangan yang nantinya akan melibatkan seluruh grup terbangan yang ada di Kobar.

--page

Mina Irawati istri mantan Wakil Bupati Kobar periode 2017 - 2022 menambahkan, bahwa seni dan budaya Islam, khususnya Hadrah saat ini mulai tergerus oleh musik - musik modern.

Sehingga, bagi Baitul Muslimat yang merupakan organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, berkewajiban untuk melestarikan musik tradisional bernuansa islami. 

Politisi PDIP juga menyampaikan, pengembangan sayap Baitul Muslimat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat makin luas, hingga saat ini Baitul Muslimat telah berdiri di tiga Kecamatan se Kobar yakni Kecamatan Kumai, Pangkalan Banteng dan Kecamatan Arut Selatan. 

"Srikandi PDIP Pengurus Kabupaten merupakan koordinator di Kecamatan masing masing, tanpa terasa 4 tahun Baitul Muslimat berkiprah dalam menguatkan jalinan ukhuwah Islamiyah di Bumi Marunting Batu Aji ini," ungkapnya.

Dimana menurutnya, terbentuknya Baitul Muslimat ini untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sesama kader PDI Perjuangan maupun dengan masyarakat luas, khususnya ibu ibu, sebab ukhuwah ini sangat penting agar umat Islam tidak bisa di pecah belah oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. 

--page

"Kehadiran kami ditengah masyarakat, mempererat ikatan persaudaraan melalui syiar Islam, jadi setiap pertemuan seluruh anggota Baitul Muslimat ini selalu di isi kegiatan ceramah ataupun pengajian, Baitul Muslimat dibentuk oleh Partai besar PDIP guna memperkokoh syiar Islam, kalau keimanan kita sudah kuat maka yakinlah tidak bisa di pecah belah," pungkasnya. (DANANG/H)