PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, deteksi dini dengan melakukan surveilans hingga tingkat terkecil baik RT maupun RW tetap perlu dilakukan demi mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19.

“Dengan deteksi dini diharapkan dapat terus menekan peluang terjadi peningkatan, apalagi disaat transisi menuju endemi seperti sekarang. Tentunya peran petugas puskesmas di tingkat kelurahan juga perlu dimaksimalkan dalam pelaksanaannya,” katanya.

Wiku mengatakan peran serta masyarakat menjadi salah satu kunci utama yang akan memberikan pengaruh yang besar, karena surveilans dapat terlaksana dengan baik jika ada dukungan dari masyarakat untuk bersedia memberikan informasi yang benar apabila petugas melakukan penelusuran kontak.

“Melalui deteksi dini penanganan Covid-19 diharapkan akan semakin baik. Tidak hanya sekedar mendeteksi adanya kasus, tapi juga perawatan cepat pada pasien terpapar, sehingga risiko kematian juga terus ditekan,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Senin 13 Maret 2023 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah satu orang dari Palangka Raya. Pasien sembuh bertambah satu orang dari Seruyan. Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.

--page

Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.447 kasus, pasien sembuh 58.688 orang, dan pasien meninggal dunia 1.740 orang.

Kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 8 orang dan yang isolasi mandiri ada 11 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/Y)