Ratusan pedagang di Pasar Pelita Hilir, Puruk Cahu, kehilangan mata pencahariannya, setelah terjadi kebakaran di Pasar Pelita Hilir.


Bupati Murung Raya (Mura) saat meninjau lokasi bencana kebakaran menyampaikan, sesegera mungkin pihak Pemda Mura akan berusaha mencari lokasi baru. Ini agar kegiatan perekonomian warga dapat berjalan kembali, walaupun dengan kondisi seadanya.


"Semua warga korban kebakaran kita akan perhatikan, tidak hanya para pedagang ini. Pihak Pemda Mura pasca kebakaran langsung mendirikan posko bencana kebarakan dengan mendirikan berbagai layanan untuk membantu korban, seperti dapur umum dan konsultasi kesehatan bagi para korban," ungkap Perdie.


Data menyebutkan ada sekitar 205 pemilik bangunan di sekitar Pasar Pelita Hulu, baik dalam skala kecil maupun besar serta ruko (rumah toko).


Perdie juga menyampaikan terima kasih peda kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Barito Utara (Barut) yang sudah membantu dalam proses pemadaman api dengan cara mengirimkan satu unit mobil pemadam kebakaran.


Seperti pemberitaan sebelumnya Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Mura, M. Syahrial Pasaribu mengatakan pasca bencana kebaran tersebut pemerintah daerah bergerak cepat dengan membangun posko yang berlokasi di halaman SDN Beriwit 1.


Menurut Syahrial, pos itu akan dibuka selama tiga hari. Di pos ini tersedia dapur umum. Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, pihak Pemda Mura menyedian rumah singgah sebagai tempat penampungan sementara. (SUPRI ADI/m)