BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan dapat melakukan pembinaan 1.000 UMKM di seluruh Indonesia pada 2023.
Kepala Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Kalteng, Hari Utomo menyampaikan pelaku UMKM yang menjadi binaan Kementerian Keuangan Kalteng berjumlah 47 UMKM.
Sebanyak 23 UMKM merupakan Binaan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC), 10 UMKM Binaan Ditjen Kekayaan Negara (DJKN), 10 UMKM Binaan Ditjen Pajak (DJP). Kemudian, ada 4 UMKM Binaan Ditjen Perbendaharaan (DJPb).
"Para pelaku UMKM tersebut terdiri dari 35 UMKM mandiri, 6 UMKM rintisan, dan 6 UMKM siap ekspor," ungkapnya di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalteng, Selasa, 14 Maret 2023.
Produk yang ditawarkan UMKM Kalteng beragam, mulai dari produk kuliner seperti aneka olahan jamur, kripik kelakai, amplang, stik, dan lain sebagainya.
Kemudian ada produk Kayu Gaharu dan Akar Laka, kerajinan rotan dan purun, obat herbal, maupun aksesoris khas Kalteng.
--page
"Harapan kami UMKM binaan Kemenkeu Satu Kalimantan Tengah dapat terus bertambah, sehingga dapat membantu terpenuhinya target nasional UMKM yang dibina secara sinergi oleh Kementerian Keuangan," tuturnya. (HERMAWAN DP/R)









