Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio berlangsung serentak di Indonesia, Selasa (8/3/2016). Di Kabupaten Kotim, kegiatan ini dibuka secara oleh Bupati Supian Hadi.


Ratusan ibu membawa anak-anaknya yang masih usia Balita ke halaman Mesjid Ikhwanul Muslimin, Perum Wengga Agung Sampit,  Selasa (8/3/2016) pagi.


Pembukaan PIN Polio ditandai dengan meneteskan vaksin polio oleh Bupati Supian Hadi kepada seorang beberapa anak.


"Diharapkan melalui PIN Polio ini di wilayah Kotim bisa bebas polio yang hingga saat ini tidak ada obatnya, tetapi bisa dicegah dengan pemberian vaksin,” kata Supian Hadi.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kotim Faisal Novendra Cahyanto, mengatakan PIM Polio berlangsung serentak di Indonesia pada 8-15 Maret 2016. Pemberian imunisasi kepada bayi dan balita ini bertujuan menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imuniasi.


Menurut Novendra, pada April 2016 nanti akan ada pergantian vaksin polio dari Trivalent Oral Polio Vaksin menjadi Bivalent Oral Polio Vaksin Jenis Virus Polio Tipe 1 dan 3. Hal ini karena virus polio tipe 2 sejak 1999 telah dieliminasi di seluruh dunia.


“Sehingga sebelum penggantian vaksin polio dari Trivalent menjadi Bivalent, anak Indonesia umu 0-59 bulan harus dipastikan mendapat imuniasi tambahan untuk penguatan kekebalan,” jelas dia.


Sasaran PIN Polio di Kabupaten Kotim berjumlah 43.508 bayi dan balita. Jumlah ini 30% berada di kecamatan dalam kota, yakni Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Sisanya, sekitar 70% tersebar di kecamatan luar kota.


“Sedangkan jumlah Pos PIN Polio di seluruh wilayah Kotim sebanyak 403. Pos PIN ini akan memberikan pelayanan imuniasi polio tambahan selama pekan imunisasi,” kata dia. (M.RIFQI/m)