BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng, Ivo Sugianto mengharapkan penurunan stunting bisa mencapai 16 persen pada 2024.
“Di Kalteng Posyandu aktif sudah mencapai 72,14 persen, sudah ada peningkatan dari tahun kemaren”, imbuhnya,” ungkapnya saat Rapat Tim Pokjanal Posyandu di M Bahalap Hotel, Selasa, 14 Maret 2023.
Selaras dengan dilangsungkannya Rapat Tim Pokjanal Posyandu diharapkan juga menguatnya komitmen para pemangku kepentingan di Pemprov Kalteng.
Terutama dalam mendukung pelaksanaan program kerja Pokjanal Posyandu untuk menjaga keberlangsungan Posyandu di Provinsi Kalteng.
Adapun stunting merupakan masalah gizi kronis yang akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran.
--page
Biasanya stunting pada anak terjadi karena ibu tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi seperti makanan berprotein tinggi, sehingga menyebabkan anaknya turut kekurangan nutrisi. (HERMAWAN DP/J)









