Banjir mulai menggenangi Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya. Namun genangan banjir itu menjadi wahana wisata keluarga bagi masyarakat kota Muara Teweh.


Bagi sebagian warga banjir merupakan bencana yang harus dihindari, berbeda dengan yang terjadi di kota Muara Teweh, warga malah mendatangi genangan air untuk berwisata keluarga seperti berenang, main air, dan sebagainya.


Seorang warga, Mia mengatakan, ia memang sengaja datang ke salah satu titik banjir yang ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Ia datang bersama anaknya untuk bermain air sekaligus refreshing.


"Saya bersama anak saya memang sengaja datang ke Water front City hanya untuk menemani anak saya bermain air. Jarang sekali terjadi banjir besar seperti ini, hanya satu tahun sekali" ungkapnya.


Berdasarkan pantauan Borneo News di Water Front City, Muara Teweh, ratusan warga  mendatangi salah satu ikon kabupaten Barito Utara ini. Jika lokasi ini mulai tergenang banjir hingga mencapai lutut orang dewasa, biasanya manjadi sasaran warga untuk bermain air.


Di sni juga terlihat banyak warga membawa anaknya bermain, serta banyaknya pedagang yang menjajakan dagangannya.


Seorang pedagang, Karianto mengatakan, bajir ini merupakan lahan yang baik untuk berjualan, karena genangan banjir seperti ini banyak didatangi warga dengan membawa anaknya pada sore hari. 


"Ini bukan musibah, namun rezeki bagi sebagian pedagang mas, karena banjir mendatangkan warga untuk berdatangan,” ujarnya singkat. (RAMADANI/m)