Hujanderas yang mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Selasa (8/3/2016)sore dan Rabu pagi mengakibatkan sejumlah ruas jalan di kota Mentaya itu tergenang. Luapan air misalnya tampak membanjiri Jalan MT Haryono, Kopi,Achmad Yani, dan HM Arsyad.
Kondisi cukup parah di kawasan MT Haryonodan GOR Habaring Hurung karena kedalaman air lebih dari 10 centimeter. “Gimanatidak banjir kalau drainasenya masih banyak yang mampet,” kata Ani (34), wargaKecamatan Baamang Sampit, Rabu (9/3/2016).
Hujanderas pada Selasa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Meski hanya sekitar satujam, namun hujan pada hari itu membuat sejumlah kawasan di Sampit tergenangsehingga cukup mengganggu masyarakat yang beraktivitas. Pada Rabu juga hujanterjadi sejak subuh hingga sekitar pukul 09.20 WIB.
Genangan airjuga terjadi di wilayah Kecamatan Baamang, seperti di Jalan KI Hajar Dewantara,Kelurahan Baamang Tengaah. Meski drainase di wilayah itu sudah diperbaiki atau dinormalisasi oleh Dinas Pekerjaan Umum, namun airtampak masih menggenangi jalan dan halaman rumah warga.
Meski banjirdi Kota Sampit tidak separah biasanya, namun cukup menganggu aktivitas warga. Parapengendara yang melintas terpaksa mengurangi laju kendaraan karena khawatir airyang dilindasi ban sepeda motor maupun mobil terpercik ke pengendara lain.
Sementaraitu, Dinas Pekerjaan Umum Kotim terus berupaya melakkukan normalisasi sejumlahdrainase di titik-titik rawan banjir di ibukota Kabupaten Kotim tersebut. Gorong-gorongyang tertutup dibongkar menggunakan alat berat dan dikeruk.
“Kamiterus mengupayakan normalisasi drainase dalam kota. Sebagian gorong-gorong yangsudah rusak atau tidak mampu lagi menampung air kami ganti agar sampit bebasbanjjir,” kata kepala Dinas PU Kotim, Machmoer.
Meski airmasih menggenangi beberapa ruas jalan dan permukiman di Sampit, namun diamengakui banjir di sampit sudah mampu ditekan. Dibadingkan sebelum-sebelumnyaruas jalan protocol seperti Jalan A Yani Sampit digenangi air meski hujansebentar.
Dia berharap,dukungan masyarakat agar Sampit bebas banjir. Terutama dalam menjaga kebersihandrainase dan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa mengakibatkandrainase mampet sehingga terjadi banjir. (FI/B-1)


