PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran meminta jajarannya, kabupaten kota untuk mengutamakan pendidikan korupsi, sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi agar dapat mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih.

"Pendidikan pencegahan anti korupsi sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu, saya minta agar pemerintah kabupaten kota untuk dapat memperkuat pendidikan anti korupsi kepada seluruh jajarannya," pesannya, Kamis, 16 Maret 2023.

Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat pendidikan anti korupsi melalui penyuluh maupun menggiatkan kegiatan edukasi.

"Kita galakkan kegiatan pendidikan antikorupsi maupun pencegahan korupsi. Kegiatan pendidikan diiringi pencegahan ini sangatlah penting," jelasnya.

Seperti yang diketahui beberapa waktu yang lalu Pemerintah Provinsi Kalteng bersama KPK melaksanakan pendidikan antikorupsi yang diimplementasikan melalui kegiatan pelatihan bagi para calon penyuluh antikorupsi atau pelopor dan sertifikasi penyuluh antikorupsi jalur pengalaman.

--page

"Kedepan saya mendorong pelaksanaan dengan skala lebih besar. Pertemuan seperti ini kalau bisa setahun itu empat kali, yakni tiga bulan sekali diadakan penyuluhan, melibatkan ASN, kepala desa, mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya," tutupnya. (NOPRI/J)