ANAK usia 0 - 59 bulan wajib mendapat vaksin polio. Untuk itu, orang tua yang memiliki anak usia 0 - 59 bulan harus memperhatikan hal tersebut.
Demikian pesan Bupati Gumas Arton S Dohong dalam kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016, di Puskesmas Kampuri, Mihing Raya, Selasa (8/3).
“Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang efektif, karena dapat menekan penyakit polio. Di samping itu, sebagai salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menurunkan angka kematian, kesakitan dan kecacatan pada anak, dengan
imunisasi tinggi dan merata di semua desa serta kelurahan,” kata Arton.
Dia menyampaikan, PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada kelompok sasaran imunisasi tanpa memandang statusnya.
“Kita juga meminta dukungan dari tokoh agama, masyarakat dan lintas sektor lainnya dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mewujudkan cakupan imunisasi tinggi dan merata dalam mewujudkan kualitas pelayanan imunisasi terbaik dan terjangkau oleh seluruh masyarakat,” ingat Arton.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Gumas Waja J Dullin menuturkan, pelaksanaan PIN Polio tahun 2016 bertujuan untuk mengurangi resiko penularan terhadap importasi virus polio.
”Terhadap balita yang tidak datang pada hari H, akan kita kunjungi (sweeping) dan diberikan imunisasi polio,” tuturnya.
Di Gumas, lanjut Waja, ada 17 puskesmas yang menjadi sasaran PIN Polio yakni, Puskesmas Kurun dengan sasaran 1.437 anak, Puskesmas Tampang Tumbang Anjir 796, Puskesmas Tewang Pajangan 774. Kemudian, Puskesmas Sepang 762, Puskesmas Kampuri 616, Puskesmas Tewah 2.159, Puskesmas Tumbang Miri 919.
Berikutnya, Puskesmas Tumbang Napoi 242 anak, Tumbang Jutuh 1.129, Puskesmas Rabambang 660, Puskesmas Tumbang Rahuyan 383, Puskesmas Tumbang Talaken 884, Puskesmas Tehang 628, Puskesmas Tumbang Mariko 277, Puskesmas Tumbang Masukih 208, Puskesmas Tumbang Mahuroi 164 dan Tumbang Lapan 308.
“Total sasaran yang pada tingkat desa se Kabupaten Gumas sebanyak 12.346 anak,” pungkasnya.(B-11)


