PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah secara perlahan mulai mengurangi intervensi program yang berkaitan dengan Covid-19. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan prinsip pandemi menjadi endemi adalah bahwa peran pemerintah untuk intervensi program kesehatan itu pelan-pelan dikurangi dan keterlibatan masyarakat dikedepankan.

“Misalnya, seperti pakai masker di tempat publik atau di transportasi umum,” ungkapnya.

Pemakaian masker sendiri terutama di ruang publik, menurut Menkes Budi telah diserahkan kepada masyarakat. Dalam hal ini, pemerintah tidak lagi mengatur penggunaan masker, tetapi masyarakat yang memutuskan sesuai kondisi masing-masing, apakah tetap bermasker atau tidak.

“Partisipasi masyarakat terhadap protokol kesehatan pada masa transisi dibangun melalui kesadaran individu masing-masing. Kalau masyarakat merasa tidak nyaman, merasa dia tidak sehat, sudah lama tidak divaksin, sebaiknya pakai masker. Tapi kalau sehat ya tidak apa-apa tidak bermasker,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Kamis 16 Maret 2023 kasus konfirmasi Covid-19, pasien sembuh, dan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.

--page

Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.447 kasus, pasien sembuh 58.690 orang, dan pasien meninggal dunia 1.741 orang.

Kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 7 orang dan yang isolasi mandiri ada 9 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/Y)