BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Kalimantan Tengah (Kalteng), Rini Fortina mengingatkan untuk selalu waspada terhadap virus flu burung.
Menurutnya flu burung perlu mendapat atensi dan kewaspadaan yang tinggi baik dari pemerintah maupun seluruh masyarakat.
Sebab, meski mayoritas terjadi pada hewan unggas, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penularan kepada manusia.
“Flu burung di manusia dengan kode H5N1 pada Februari lalu, itu beredarnya di Kamboja,” tuturnya, Kamis, 16 Maret 2023.
Ia mengatakan, untuk jenis yang di manusia sangat berbahaya karena tingkat kematian atau case fatality rate-nya di atas 70 persen, fluktuatif berdasarkan tahun atau lebih tinggi dr Covid-19.
--page
“Karena itu, kewaspadaan atau pengawasan pada area kesehatan harus lebih tinggi,” katanya. (HERMAWAN DP/Y)









