BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, kesehatan dan keamanan pangan atau produk konsumsi yang dihasilkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi perhatian utama konsumen saat ini.
Karena itu, pihaknya menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperluas akses maupun kemudahan mengurus perizinan bagi UMKM pangan, obat tradisional dan kosmetik.
"Pemko bersama BPOM berupaya untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam menghasilkan produk obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan yang aman dan bermutu. Pengurusan izin dipermudah dengan hadirnya teknologi yang bisa digunakan secara online," katanya, Jumat, 17 Maret 2023.
Menurutnya, karakter konsumen saat ini lebih cerdas dan jeli dalam memilih produk yang telah terverifikasi, yakni memiliki standar keamanan pangan dan standar mutu produk.
Kerja sama dengan BPOM diharapkan memudahkan UMKM dalam membuat perizinan dan memperoleh izin edar dengan mempercepat proses Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) melalui pelibatan UMKM sebagai pemilik usaha untuk melakukan audit mandiri.
--page
Dia mengharapkan kehadiran BPOM dapat memperkuat posisi merek produk obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan lokal dengan membantu UMKM memiliki sertifikasi BPOM dan izin edar resmi. (HENDRI/R)









