DINAS Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lamandau memastikan program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) program Kementrian Sosial (Kemensos) RI sebagai salah satu upaya peningkatan kesejahteraan keluarga kurang mampu, akan dilanjutkan pada 2016 ini.
Di Lamandau, calon rumah tangga sasaran miskin (RTSM) selaku penerima bantuan KKS tersebut diprediksi masih akan menggunakan data RTSM tahun 2015 lalu, yakni sebanyak 1.504 RTSM.
Hal tersebut juga didasari atas belum adanya konfirmasi perubahan data RTSM dari Kemensos RI.
“Sepertinya data RTSM-nya masih akan menggunakan data yang lama (2015). Masalahnya hingga sekarang belum ada konfirmasi perbaikan data baru ke kami (Dinsos),” sebutnya.
Namun demikian, sambung Yuano, data RTSM di tahun 2015 lalupun merupakan data atas hasil verifikasi dinsosnakertrans yang turun langsung ke lapangan didampingi pemerintah kecamatan dan desa. Meskipun data jumlah RTSM yang diajukan serta yang menerima tidak sama seratus persen.
“Sebenarnya kalau yang diajukan tentunya lebih banyak dan tidak bisa kita sebutkan, tapi jatah kita Lamandau segitu (1.504 RTSM),” jelasnya.
Disebutkannya pula, mekanisme pencairan dana KKS sebesar Rp.200ribu/bulan akan disalurkan melalui kantor pos yang biasanya bisa diambil per triwulan. Namun demikian, untuk KKS tersebut polanya adalah dana simpanan/tabungan. alias bisa diambil kapan saja.
(HN/B-11)


