PEKAN Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan selama delapan hari dimulai dari 8 Maret hingga 15 Maret 2016 diharapkan
dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Padang, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, itu ditandai dengan penetesan imun kepada salah seorang balita peserta PIN oleh Bupati Sukamara Ahmad Dirman pada Selasa (8/3/2016).
Bupati berharap, kegiatan PIN polio yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia tersebut dapat terlaksana dengan sukses, khususnya di Kabupaten Sukamara.
Masih pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Bumi Gawi Barinjam itu mengimbau seluruh orang tua yang memiliki balita usia 0–59 bulan agar memberikan imunisasi polio kepada anak mereka.
“Anak di usia seperti ini paling rentan tertular penyakit polio. Pemberian imunisasi polio bisa dilaksanana di beberapa tempat seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, rumah sakit, dan pos pelayanan imunisasi di bawah koordinasi Dinas Kesehatan ” kata Ahmad Dirman.
Ia melanjutkan, pemberian imunisasi polio sangat penting sebagai upaya mitigasi dan memberikan perlindungan optimal kepada anak dari penyakit polio.
Diharapkan melalui kegiatan PIN polio, Indonesia dapat mempertahankan status bebas polio dan berkontribusi dalam mewujudkan dunia bebas polio pada 2020 mendatang.
Bupati tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara yang telah bersedia berpartisipasi dan menyebarluaskan informasi mengenai PIN polio kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi untuk partisipasinya (para pejabat) dalam menyebarkan informasi pelaksanaan PIN Polio 2016,” kata dia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Junaidin Tarigan mengatakan bahwa untuk menyukseskan PIN Polio 2016, pihaknya menyiapkan 78 pos PIN dengan dengan 180 kader yang tersebar di seluruh Kabupaten Sukamara.
“Diharapkan nantinya pada pelaksanaan dapat berjalan dengan sukses,” ucapnya. (MG13/B-3)


