BORNEONEWS, Palangka Raya - Ditemukannya flu burung di wilayah Kalimantan Selatan tentunya menjadi warning atau peringatan bagi seluruh pihak, terutama masyarakat selaku konsumen.
Meski belum ditemukan adanya kasus penularan dari hewan unggas kepada manusia, baik secara langsung maupun melalui perantara yakni daging maupun telurnya, akan tetapi kewaspadaan tidak boleh dilonggarkan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Palangka Raya, Eko Hari Yuwono mengingatkan masyarakat untuk jeli dalam pengolahan produk hewan unggas berupa daging dan telur.
“Untuk produk hewan unggas, daging atau telur itu aman dikonsumsi, selama proses pengolahannya benar,” tegasnya saat dihubungi, Jumat, 17 Maret 2023.
Ia mencontohkan, seperti perendaman unggas dengan air panas sebelum diolah. Ini tidak hanya untuk memudahkan dalam mencabut bulu, tapi juga bisa membunuh kuman. Selanjutnya tinggal dibersihkan dan dimasak sampai benar-benar matang.
--page
“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/Y)









