TINGKAT kemiskinan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menurun. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, pada 2014 masih berada di angka 5,24%, per Desember 2015, menurun menjadi 4,08. Tahun sebelumnya 2010 hingga 2013 masih berada diangka 6,97%. “Dari rentang waktu 2010 hingga 2015 pemkab Kobar berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,89%,” ungkap Kepala BPS Kobar, Johansyah.
Untuk terus menekan angka kemiskinan, Pemkab Kobar menjalankan program yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga beban masyarakat miskin semakin berkurang dan diharapkan perekonomian juga semakin meningkat.
Bupati Kobar Bambang Purwanto mengatakan, Pemkab Kobar selalu mensinergikan program dengan pelaksanaan yang dilakukan masing-masing SKPD. Di mana SKPD dengan banyak program tentunya untuk mengakomodir keperluan masyarakat dan meminimalisir warga miskin di Kabupaten Kobar. “Harus ada kerja sama antarpihak untuk menurunkan angka kemiskinan, bukan justru sebaliknya,” ucap Bambang.
Bupati berharap semua pihak termasuk SKPD, dapat menjalankan program yang benar-benar dapat dirasakan oleh banyak pihak.
Sehingga masyarakat kecil bisa menikmati hasil pembangunan. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat soal sekolah gratis hingga 12 tahun.
Untuk bidang kesehatan yakni menjamin masyarakat Kobar dengan jaminan BPJS Kesehatan dengan dibalut Kartu Kobar sehat (KKS). (CR-1/B-7)


