PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy mengingatkan perlunya sinergi dan kerja sama yang baik hingga ke tingkat lurah dan desa, untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan prevalensi stunting.

"Mari kita bersama-sama saling bahu membahu untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka stunting untuk Indonesia maju dan sejahtera," ajaknya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti Kabupaten Seruyan dan Murung Raya dalam rapat koordinasi bersama Pemprov Kalteng.

"Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi yaitu 1,98 persen,” ungkapnya dalam rapat virtual di Aula Jayang Tingang baru-baru ini.

Sedangkan Kabupaten Murung Raya, lanjut dia, merupakan kabupaten dengan tingkat prevalensi stunting tertinggi yaitu 40,9 persen.

--page

Adapun berdasarkan data keseluruhan prevalensi stunting di Kalteng tertinggi kelima se-Indonesia, terlihat dari Kalteng berada di angka 41,3 pada 2013 dan turun menjadi 34,04 pada 2018. (HERMAWAN DP/Y)