WARGA Desa Binawara, Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu belakangan ini membuat tanggul secara swadaya untuk mengantisipasi agar luapan air Sungai Kusan tidak merendam rumah mereka.
“Warga yang tempat tinggalnya berada di bantaran Sungai Kusan mulai waswas, karena arus sungai semakin deras dan air mulai meluap sampai ke rumah,” kata salah seorang warga Binawara, Rabu (9/3/2016).
Ia menyebutkan, bila terjadi hujan deras di daerah pegunungan, aliran Sungai Kusan akan semakin meluap dan merendam rumah warga di sepanjang bantaran sungai.
Untuk mengantisipasi agar air tidak semakin meluap, warga terpaksa membuat atau memperbaiki tanggul dengan mengunakan pasir yang dimasukan ke dalam karung dan diikat, lalu disusun.
“Derasnya arus Sungai Kusan juga membuat akses jalan yang menjadi jalur utama bagi warga untuk beraktivitas ikut terkikis dan rusak,” kata warga itu lagi.
Wakil Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor saat meninjau banjir di Desa Binawara menuturkan, tanggul yang terbuat dari tumpukan pasir hanya bersifat sementera agar air tidak sampai menggenangi rumah warga. Namun ke depannya tanggul penahan air harus dibuat secepatnya.
“Saya sudah meminta kepala Dinas Pekerjaan Umum agar segera mengirim material untuk membuat tanggul sekaligus meninggikan badan jalan.” (Ant/B-3)








