PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno melaksanakan reses perseorangan di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) beberapa waktu lalu dan telah banyak menyerap aspirasi masyarakat di dua daerah itu.

Pada kesempatan reses ini, Wiyatno mengunjungi setidaknya 10 desa yang ada di Kapuas dan Pulpis. Warga 10 desa itu pun tidak menyia-nyiakan kesempatan dan menyampaikan berbagai aspirasi kepada Ketua DPRD Kalteng dari fraksi PDIP tersebut.

"Dari 10 desa itu ada sekitar 7 desa yang saya kunjungi di Kapuas seperti Bina Jaya, Petak Batuah, Bentuk Jaya, Dadahup, Terantang, Kalumpang, Pantai. Kemudian 3 desa lainnya yakni di Pulpis seperti Gandang Barat, Sidodadi, dan Wono Agung," katanya, Senin, 20 Maret 2023.

Wiyatno mengungkapkan, secara umum aspirasi yang disampaikan warga disana itu normatif, tidak lepas dari usulan mengenai perbaikan ataupun peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan yang ada di setiap deaa serta peningkatan sarana peribadatan desa.

Kemudian, ada juga terkait peningkatan sarana pendidikan beserta penambahan fasilitas pendukung lain maupun tenaga guru. Lalu peningkatan sarana layanan kesehatan dan penambahan nakes, bantuan pupuk dan bibit pertanian ataupun perkebunan, permintaan alat tangkap ikan, sarana air bersih, dan usulan lainnya.

--page

Wiyatno menerangkan, rata-rata aspirasi warga di 10 desa itu hampir sama, namun untuk di Desa Gandang Barat, Sidodadi, dan Wono Agung, ada kelompok tani disana yang mengusulkan bantuan bibit ternak hewan qurban yakni kambing kepada pemerintah daerah.

"Usulan bantuan hewan ternak ini dimaksudkan warga, mereka ingin memiliki usaha alternatif selain bertani. Kelompok tani disana ingin mengembangkan peternakan kambing untuk meningkatkan perekonomian melalui usaha kelompok tani. Saya rasa aspirasi ini salah satu yang bagus dan perlu dukungan pemerintah daerah," ujarnya.

Sebagai upaya tindak lanjut, Wiyatno menyampaikan akan meneruskan  aspirasi atau usulan ini kepada internal DPRD Kalteng, serta memperjuangkan aspirasi itu ke Pemprov Kalteng maupun Pemkab Kapuas dan Pulpis melalui instansi terkait. Dengan harapan, supaya dapat terakomodir di program prioritas pembangunan daerah selanjutnya. (DONNY D/Y)