PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, H M Khemal Nasery meminta pemerintah kota atau Pemko Palangka Raya untuk mencegah dampak negatif dari perubahan iklim di Kota Cantik.

"Penanganan lingkungan hidup di Kota Cantik harus dimaksimalkan untuk mencegah dampak-dampak negatif dari perubahan iklim di wilayah kita," kata Khemal pada Selasa, 21 Maret 2023.

Menurut Khemal, seharusnya ini tidak sulit untuk diterapkan bahkan ditingkatkan mengingat telah berhasilnya Palangka Raya meraih penghargaan program kampung iklim atau Proklim tingkat nasional pada tahun 2022 lalu.

"Dengan terus berjalan dengan baik dan maksimalnya penanganan lingkungan hidup tentunya Pemko bisa mengupayakan pencegahan dampak-dampak negatif dari perubahan iklim atau kebakaran hutan dan lahan," katanya lagi.

Politisi Partai Golkar Kota Palangka Raya ini mengatakan bahwa dampak-dampak negatif tersebut harus dapat teratasi dengan optimal juga mengingat wilayah kota Palangka Raya hampir setiap tahun mengalami kebakaran hutan dan lahan.

--page

"Di Kota Palangka Raya selama ini telah dilaksanakan program kampung iklim tersebut. Dengan Proklim ini pemerintah daerah menunjukkan konsistensinya dalam mengurangi dampak atau terjadinya karhutla," apresiasi Khemal lagi.

Hal ini menurut Khemal telah menunjukkan bahwa Pemerintah dan masyarakat Kota Palangka Raya mampu menjaga dan mengelola lingkungan dengan baik. (TESTI PRISCILLA/Y)