DARI enam kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada satu daerah yang tertinggal dalam pembangunannya, yaitu Kecamatan Arut Utara (Aruta).
Bupati Kobar Bambang Purwanto mengakui Kecamatan Aruta memang jauh tertinggal jika dibandingkan dengan lima kecamatan lainnya. Menurutnya, hal itu dikarenakan lokasinya yang cukup jauh sehingga membuat Aruta terbilang minim pembangunan.
“Namun seluruh masyarakat bisa pegang janji dan pastikan di bawah kepemimpinan saya, Kecamatan Aruta akan berubah lebih maju, dengan membuka akses jalan terlebih dahulu,” ungkap Bambang.
Ia menjelaskan, sebelumnya akses jalan menuju Aruta sudah pernah dibuka oleh pemerintah, namun berhenti di tengah jalan. Sampai sekarang posisi jalan yang sudah dibuka itu masih ada dan nantinya akan dilanjutkan kembali pembangunannya.
“Posisi jalan yang dibuka pemerintah memang di dalam perkebunan sawit. Tapi sudah saya perintahkan untuk segera membuka lagi jalan menuju ke Aruta. Termasuk mewujudkan usulan masyarakat yakni jalan berupa aspal,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pengaspalan jalan tersebut nantinya akan dilakukan secara bertahap dan penganggaran yang dibahas secara matang. Termasuk permintaan bantuan pos anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
“Saya yakin nanti Aruta juga bisa pesat pembangunnya. Dan tentunya desa-desa juga ikut berkembang dengan adanya dana desa yang cukup besar, sehingga membangun dari desa seperti yang diharapkan oleh pemerintah pusat dapat diterapkan di Kobar,” pungkas pria yang akrab disapa Pa De ini.(CR-1/B-7)


