PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumah Potong Hewan atau UPTD RPH, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno mengatakan bahwa upaya mendatangkan stok baru daging sapi oleh pengusaha daging sapi batal didatangkan.

"Memang rencananya tanggal 18 Maret kemarin kita melalui pengusaha daging sapi akan mendatangkan stok lagi puluhan ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Palangka Raya namun terpaksa dibatalkan atau ditunda," kata drh Ganjar pada Selasa, 21 Maret 2023.

Batalnya kedatangan stok daging sapi dari luar Kalimantan Tengah ini menurut drh Ganjar terkendala beberapa persyaratan yang belum bisa dipenuhi oleh pihak pengusaha untuk mendatangkan stok sapi dari luar.

"Ada persyaratan yang belum terpenuhi sehingga batal tanggal 18 itu didatangkan tetapi semoga nanti tanggal 25 Maret sudah bisa berlayar," tuturnya lagi.

Meski kedatangan stok sapi yang baru harus tertunda, drh Ganjar memastikan stok daging sapi untuk masyarakat terutama memasuki bulan puasa ini masih bisa tercukupi.

"Jadi jagal dan penjual daging sapi di pasar itu punya lapak di pasar untuk jual daging sapi, nah mereka menutupi kekosongan stok daging sapi itu dengan daging sapi beku. Jadi substitusinya itu pakai daging sapi beku, jadi mereka juga menjual daging beku, itu yang terjadi sampai sekarang dan stok sampai sekarang aman saja," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/R)