TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Relawan gabungan di Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur yang terdiri dari Relawan Matabu Jaya dan Sulung Tamiang Layang Rescue atau Sultan Rescue melakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Desa Matabu, Selasa, 21 Maret 2023.

Dalam simulasi ini dua unit mobil pemadam diturunkan untuk memadamkan api dari tumpukan ranting-ranting kering yang dibakar.

Koordinator Kebencanaan Relawan Matabu Jaya Achmad Khomaru mengatakan simulasi bersama itu untuk menjalin silaturahmi antar kelompok relawan yang ada di Kecamatan Dusun Timur serta untuk mengenali dan menguasai peralatan pemadam yang dimiliki oleh masing-masing kelompok relawan.

"Selain untuk mempererat tali silaturahmi antar relawan, simulasi ini untuk mengenali dan menguasai peralatan kita dalam mengantisipasi karhutla yang diprediksi oleh BMKG potensinya lebih besar dibandingkan tiga tahun lalu," ucapnya.

Sementara itu Ketua Sultan Rescue, Roby mengungkapkan, kelompok relawan yang dipimpinnya sudah terbentuk sejak 6 bulan yang lalu. Namun karena belum memiliki unit pemadam kebakaran sehingga Sultan Rescue hanya bergerak pada kegiatan sosial lainnya.

"Setelah kami mendapatkan pinjaman mobil pemadam kebakaran dari pemerintah daerah, kami mulai aktif melakukan latihan penanganan kebakaran," ungkapnya.

Pada kesempatan itu Roby juga kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Relawan Matabu Jaya yang mengajak Sultan Rescue untuk melaksanakan simulasi pemadaman karhutla.

"Hari ini kami mengikuti simulasi penanggulangan karhutla dulu mungkin kedepannya dibantu oleh relawan mata budaya untuk melaksanakan simulasi pemadaman kebakaran yang lain seperti rumah," jelasnya.

Menurut Roby, Sultan Rescue masih berusaha untuk melengkapi peralatan-peralatan penanggulangan bencana termasuk kebakaran serta perbaikan mobil pemadam kebakaran yang dipinjamkan pemerintah daerah.

"Kami berharap ada donatur, perusahaan-perusahaan atau pemerintah daerah sendiri dapat membantu kami memperbaiki unit pemadam yang ada karena kondisinya tidak fit," ucapnya,

--page

Saat ini Sultan Rescue sedang mengumpulkan donasi dari masyarakat yang melintas di komplek pertokoan Sulung Tamiang Layang dan warga RT 16.

"Sementara ini kami masih mengumpulkan donasi di lingkungan kami dulu RT 16 Sulung, ke depan kami berharap ada donatur tetap dalam bentuk iuran tapi kami masih merundingkan dulu dengan warga," terangnya.

Simulasi pemadaman karhutla juga disaksikan oleh pera penasihat Sulung Rescue, Kasatpol PP Barito Timur serta warga Desa Matabu. (BOLE MALO/R)