BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan pedagang yang akan berjualan di pasar ramadan wilayah Kecamatan Pahandut diundang untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) cara produksi pangan siap saji yang baik dan sehat.
Bimtek ini digelar PKK Kecamatan Pahandut bersama Balai Besar POM Palangka Raya, Selasa, 21 Maret 2023. Kegiatan dibuka oleh Camat Pahandut Berlianto didampingi Ketua PKK Kecamatan Pahandut, Incha Fahnira Berlianto.
"Kami berharap pedagang dapat mempraktekan materi yang disampaikan perwakilan dari Balai Besar POM. Supaya mereka juga memproduksi makanan yang baik dan sehat seperti membuat makanan untuk keluarga sendiri. Dengan begitu makanannya enak sehat juga pelanggannya tambah banyak," ungkap Ketua PKK Kecamatan Pahandut, Incha Fahnira Berlianto.
Pedagang ini sebelumnya sudah mendaftar ke kecamatan untuk menempati lapak yang ada di Jalan Ais Nasution. Oleh sebab itu PKK selaku penanggungjawab perlu untuk mengedukasi pedagang agar produksi makanan sehat yang dijajakan selama bulan puasa maupun untuk dagangan setiap hari.
"Hari ini yang mengikuti kegiatan sekitar 30 orang dan ini memang sebagian. Kalau jumlah lapaknya ada sekitar 70, karena satu pedagang menempati sampai enam lapak," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Sertifikasi BBPOM Palangka Raya, Etik Sumardani selaku pemateri pada acara tersebut mengungkapkan fokus materi yang disampaikan kepada pedagang adalah soal cara pengolahan makanan yang baik meliputi sanitasi dan hygiene supaya makanan yang disajikan nanti dapat terjamin keamanannya, mutunya dan khasiatnya bagi masyarakat.
"Materi yang saya sampaikan menitikberatkan pada cara pengolahan pangan yang baik mencakup sanitasi dan hygiene termasuk tambahan bahan pangan supaya masyarakat mengetahui mana bahan yang boleh digunakan dan mana yang tidak boleh," tuturnya.
Nantinya kata dia, BBPOM akan berkeliling ke lapak pedagang pasar ramadan untuk melakukan cek laboratorium terhadap makanan yang disajikan guna memastikan kemananan mutu, gizi dan mencegah penggunaan bahan berbahaya.
--page
Di tempat yang sama, Rimbuni Asih (56) salah satu peserta Bimtek, mengaku senang karena mendapatkan ilmu tambahan soal pengolahan pangan sehat dan baik mulai dari pemilihan bahan, cara pengolahan hingga pangan tersebut diproduksi dan dijual ke masyarakat.
"Saya jualan makanan seperti mie dan lain-lain. Intinya kita harus memasak seperti memasak untuk keluarga sendiri. Itu juga yang kita terapkan dalam produksi makanan yang dijual ke masyarakat. Bahannya harus bagus, cara mengolahnya bersih, rasanya enak dan bahan-bahan yang digunakan harus sehat juga," tutupnya. (HENDRI/R)









