M Hanafi (23 tahun) warga Jalan Ir Juanda 18, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menelan obat nyamuk batangan.
Percobaan bunuh diri terjadi pada Rabu (9/3/2016) sekitar pukul 19.30 WIB. Beruntung warga sekitar dan keluarga cepat mengetahui, sehingga korban bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit dengan bantuan mobil ambulans PMI Sampit.
“Saat piket malam, kami dapat informasi ada warga yang menelan obat nyamuk, sehingga langsung saja kami evakuasi dan membawanya ke rumah sakit,” ujar Sidiq, salah seorang anggota PMI Kotim, Kamis (10/3/2016).
Informasi yang dihimpun Borneonews, dirinya nekat menelan obat nyamuk batangan lantaran masalah percintaan dengan seorang perempuan. Namun ada juga warga yang mengatakan bahwa Hanafi nekat karena masalah keluarga.
Korban ditemukan lemas di Jalan Buntu depan Juanda 18 oleh warga. Sehingga dia langsung berteriak minta tolong. Masyarakat sekitar yang mendengar teriakannya langsung berdatangan, mereka kaget saat melihat Hanafi yang sudah lunglai tak berdaya dan di mulut korban ditemukan batangan obat nyamuk. Wargapun langsung menghubungi ambulan PMI untuk dapat memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit.
“Setelah kami bawa ke RS, kondisinya sudah mulai membaik, dan bisa berbicara beberapa patah kata,” ungkap Sidiq. (MH/B-7)


