PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Evi Kahayanti mendorong pihak terkait baik BPOM bersama dengan pemda melalui instansi yang memiliki kewenangan agar melakukan pengawasan terhadap bahan makanan dan obat selama bulan Ramadan tahun 2023.

Menurutnya, pengawasan penting dilakukan untuk memastikan peredaran bahan makanan dan obat-obatan di pasaran layak digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat secara umum di Kalteng, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.

"Pastikan jangan sampai ada oknum-oknum yang menjual bahan makanan maupun obat yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat, maka dari itu pengawasan penting dilakukan. Kita harap selama Ramadan tahun ini semuanya aman," katanya, Rabu, 22 Maret 2023.

Dirinya menyebut, produk layak konsumsi yang paling utama tentunya tidak kedaluwarsa, kemudian kemasan masih utuh dan tidak rusak, label masih ada, dan yang terpenting terdapat izin edarnya. Jika ditemukan produk tidak layak biasanya akan dilakukan penyitaan dan pemusnahan.

Disebutkannya, dengan melakukan pemusnahan pada produk tidak layak pakai atau konsumsi akan meminimalisasi bagi oknum pelaku usaha nakal yang tidak mengindahkan teguran dan tetap menjual produk tersebut kepada masyarakat.

--page

Terlebih lagi, disaat Ramadan hingga lebaran nanti, masyarakat khususnya umat muslim cenderung lebih konsumtif. Sehingga, hal ini patut menjadi perhatian bersama untuk melindungi masyarakat agar tetap bisa mengonsumsi makanan dan obat yang layak.

"Kami juga mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap produk ataupun bahan yang akan dibeli atau di konsumsi. Apabila menemukan produk yang sudah kadaluarsa segera lapor ke pihak BPOM atau pihak terkait lainnya, agar penjual diberi teguran," tukasnya. (DONNY D/Y)