BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi menyambut baik upaya Pemprov Kalteng yang telah menyiapkan anggaran penanganan bencana baik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta banjir sebesar Rp100 miliar.
Siswandi mengatakan, bencana karhutla dan banjir menjadi bencana besar yang rawan kerap terjadi di wilayah Kalteng, dan kedua bencana ini memang sudah seharusnya memerlukan penanganan ekstra serta anggaran besar.
"Kita patut bersyukur pemprov menyediakan anggaran sebesar itu untuk penanganan karhutla dan banjir di Kalteng ini. Memang pada dasarnya kedua bencana itu yang kerap terjadi ketika musim kemarau serta hujan dengan itensitas tinggi," ujarnya, Kamis, 23 Maret 2023.
Selain itu agar anggaran yang disediakan tersebut dapat maksimal digunakan, untuk wilayah-wilayah rawan bencana supaya dapat terlebih dahulu dipetakan, sehingga setelah dipetakan bisa dilakukan penanganan dini dengan anggaran yang telah disiapkan agar tepat sasaran.
"Kalau bencana karhutla itu perlu dievaluasi, embung-embung maupun sumur bor yang ada kira-kira cukup atau tidak. Kalau kondisi sekarang lebih kebanyakan hujan jadi potensinya itu terjadi banjir, ini yang perlu diutamakan terlebih dahulu diperhatikan saat ini," ucapnya.
--page
Terlepas dari itu, dirinya berharap kejadian bencana karhutla ataupun banjir seperti pada tahun-tahum sebelumnya tidak terjadi lagi di wilayah Kaltent. Pasalnnya, dampak dari bencana itu sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial maupun perekonomian masyarakat.
"Kita juga mengharapkan anggaran yang telah disiapkan untuk penanganan bencana itu supaya dapat digunakan tepat sasaran dan bisa benar-benar untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang sering terjadi di Kaltenf secara efektif dan efisien," tukasnya. (DONNY D/Y)









