BORNEONEWS, Palangka Raya - Perkembangan Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukan kelandaian, meski demikian fluktuasi peningkatan kasus masih terjadi.
Oleh karenanya kewaspadaan masyarakat diharapkan dapat meningkat, terlebih ketika bulan Ramadan yang mana mobilitas dan aktivitas masyarakat mengalami peningkatan.
Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalteng, Rini Fortina mengatakan, fluktuasi Covid-19 juga dipengaruhi oleh capaian vaksinasi Covid-19 di Kalteng, khususnya vaksinasi booster yang terbilang masih rendah.
“Sangat disarankan agar masyarakat kita bisa segera menuntaskan vaksinasi booster, kalau yang sudah bisa mengikuti booster kedua, segera lakukan. Dan jangan lupa untuk mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Kamis 23 Maret 2023 kasus konfirmasi Covid-19 masih bertambah dari Kotawaringin Timur. Sedangkan pasien sembuh dan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.
--page
Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.454 kasus, pasien sembuh 58.693 orang, dan pasien meninggal dunia 1.742 orang.
Kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 9 orang dan yang isolasi mandiri ada 8 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/J)









