BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh memaparkan penyebaran uang tunai sebesar Rp2,64 Triliun di seluruh Kalteng selama ramadan.
"Dari sisi permintaan, kebutuhan uang tunai tertinggi pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2023 ini terjadi di wilayah Kota Palangka Raya sebesar Rp1,11 Triliun," kata Taufik pada Kamis, 23 Maret 2023.
Hal ini disampaikan Taufik pada Peresmian Pasar Wadai Ramadhan dan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri yang disingkat SERAMBI 1444H/tahun 2023 yang ditandai dengan kick off Layanan Kas Keliling Bank Indonesia bersama Perbankan Kota Palangka Raya pada Kamis, 23 Maret 2023 petang.
"Angka di Palangka Raya ini diikuti Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit sebesar Rp500 Miliar, dan Kabupaten Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun sebesar Rp214,62 Miliar," tutur Taufik lagi.
Persentase kebutuhan uang periode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2023 di lima wilayah kas titipan Bank Indonesia Kalteng menurut Taufik diperkirakan mencapai Rp1,52 Triliun.
--page
"Persentase kebutuhan uang di Sampit, Pangkalan Bun, Lamandau, Buntok dan Muara Teweh sebagai wilayah Kas Titipan BI Kalteng diperkirakan mencapai Rp1,52 Triliun atau 57,84 persen sedangkan di wilayah Palangka Raya sebesar Rp1,11 Triliun atau 42,15 persen," beber Taufik lagi. (TESTI PRISCILLA/J)








