BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak masyarakat dan pedagang memaksimalkan pembayaran non tunai melalui aplikasi Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Ramadan.
"Tahun ini, pasar Ramadan dilengkapi dengan layanan pembayaran non tunai QRIS. Mari gunakan dan manfaatkan aplikasi ini untuk mempermudah transaksi selain pembayaran tunai," katanya saat membuka pasar ramadan, Kamis, 23 Maret 2023.
Pembayaran non tunai melalui aplikasi yang dibangun Bank Indonesia (BI) itu juga merupakan cara pemerintah meminimalkan kontak langsung dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih menjadi pandemi.
Aplikasi QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. Bertujuan agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
"Melalui pasar ramadan tahun ini, kami ingin perputaran roda ekonomi di kalangan masyarakat juga terus meningkat. Muaranya akan terjadi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan," ungkapnya.
--page
Fairid juga meminta para pedagang dan pembeli di lingkungan Pasar Ramadan selalu menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, untuk para pedagang agar selalu memastikan produk yang dijual memenuhi unsur kesehatan dan higienis demi menjamin keamanan dan kenyamanan bagi pembeli. (HENDRI/Y)









