BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga minyak goreng sangat memberatkan masyarakat, terutama untuk kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu Pemerintah mengeluarkan Minyak Kita sebagai produk minyak goreng dengan harga terjangkau untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Aster Bonawaty mengatakan, Merek Minyak kita dikhususkan untuk konsumen rumah tangga dengan pendapatan menengah ke bawah.
"Minyak Kita sebenarnya dikhususkan untuk konsumen rumah tangga dengan pendapatan menengah ke bawah. Dan bukan untuk mereka berpenghasilan menengah ke atas," katanya, Jumat, 24 Maret 2023.
Ia menjelaskan, secara aturan distribusi Minyak Kita hanya lewat pasar-pasar tradisional, konsumennya adalah rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) berpendapatan menengah ke bawah.
"Kalau pendistribusian kita terus melakukan upaya pengawasan, untuk telah memastikan bahwa harga yang di jual kepada masyarakat, tidak melebihi harga eceran tertinggi," tegasnya.
--page
Dirinya mengimbau, kepada masyarakat tidak panik dan melakukan aksi borong untuk membeli Minyak Kita. Menurutnya hal itu dapat menyebabkan bergeloknya harga minyak goreng di pasaran.
"Jika ditemukan ada penimbunan, akan memberikan sanksi bertahap kepada pelaku, baik teguran peringatan atau pencabutan izin bagi suplayer," tutupnya. (NOPRI/J)









