BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani meminta dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar tidak membakar lahan.
Berdasarkan prediksi BMKG bulan Maret atau April merupakan akhir dari musim hujan dan sedang masa peralihan cuaca menuju musim kemarau, sehingga cuaca di kota Cantik akhir - akhir ini mulai panas.
Dengan kondisi itu, apabila masyarakat melakukan kegiatan pembakaran lahan maka akan menyebabkan api cepat menyebar dan membesar, sehingga cukup sulit untuk dipadamkan atau ditangani. Maka dari itu, ia meminta masyarakat jangan membakar lahan.
"Jangan sampai kasus karhutla di Kota Cantik juga merebak, sudah cukup kita memakai masker jangan sampai karena karhutla kita kembali menggunakan masker," Katanya, Sabtu, 25 Maret 2023.
Dia melanjutkan, terkait Karhutla, pihaknya selalu bekerjasama sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Polresta bahkan hingga ke jajaran Polsek, baik itu untuk upaya pencegahan maupun upaya penanganan.
--page
"Setop membakar lahan dan pekarangan, karena selain menyebabkan kabut asap juga bisa membahayakan lingkungan sekitar, ingat tidak ada ampun bagi pembakar lahan tentunya akan ditindak tegas," pungkasnya. (PATHUR/Y)









