PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komite Litbang Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Jenny Elisabeth mengatakan bahwa pabrik kelapa sawit atau PKS harus menghasilkan minyak sawit atau crude palm oil yang disingkat CPO yang memenuhi standar mutu.

"Kami menekan betapa pentingnya PKS menghasilkan CPO yang memenuhi standar mutu untuk menjaga kompetitifnya industri olahan," kata Jenny dalam rilisnya pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Hal ini juga disampaikan Jenny dalam kegiatan Technology & Talent Palm Oil Conference and Exhibition atau T-POM yang diharapkan dapat menjadi tempat pabrik kelapa sawit atau PKS mengupdate teknologi terbaru.

"Tuntutan pasar akan mutu produk olahan yang semakin meningkat harus diantisipasi PKS dengan menghasilkan CPO bermutu tinggi," tuturnya lagi.

--page

Mutu CPO ini menurutnya harus dijaga bukan hanya saat di pabrik pengolahan, tetapi mulai dari hal-hal mendasar.

"Menjaga mutunya itu mulai dari kebun, PKS dan transportasi CPO harus dijaga betul-betul," tegasnya.

Sementara itu, dalam rilis yang sama Pemimpin Umum Media Perkebunan, Gamal Nasir menyatakan  bahwa T-POM diadakan karena kedepan tuntutan yang dihadapi PKS juga semakin berat, terutama terkait lingkungan.

"Teknologi juga semakin berkembang, sehingga T-POM menjadi ajang bagi praktisi PKS untuk mencari tahu teknologi dan trend PKS," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/Y)