PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi mengatakan peran orang tua sangat besar dalam mencegah kasus perundungan, baik anak sebagai pelaku maupun sebagai korban.

"Untuk meminimalisasi terjadinya perundungan pada anak-anak, ada banyak pihak yang bisa ikut terlibat. Salah satu elemen yang cukup penting di sini adalah orang tua," katanya, Minggu, 26 Maret 2023.

Sebagai orang tua kata dia, perlu memahami ciri-ciri dan juga gelagat anak yang terlibat dalam perundungan.

Orang tua perlu waspada apabila menemukan anak dengan ciri-ciri seperti murung, gusar, mudah cemas, takut, enggan pergi ke sekolah bahkan sampai terdapat luka atau memar.

Orang tua perlu menekankan kepada anak bahwa ada risiko dan juga dampak-dampak negatif dari perundungan bagi korban maupun pelaku. Bagi korban, mereka dapat menjadi trauma, ketakutan, dan juga luka secara mental dan fisik.

Sedangkan untuk para pelaku perundungan dampaknya bisa semakin menjadi-jadi, lebih berani melakukan tindakan buruk, kriminal, dikeluarkan dari sekolah, hingga dihukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

--page

"Solusinya adalah orang tua harus dapat menjadi tempat yang aman dan hangat bagi sang anak. Misalnya dengan memberikan perhatian kasih sayang, penghargaan kepada anak serta meningkatkan komunikasi yang baik antar keluarga," pungkasnya. (HENDRI/R)