PEMERINTAH Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan sosialisasi peningkatan pemahaman demokrasi dengan peserta perwakilan eks anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Kegiatan itu dilaksanakan di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gumas, Jumat (11/3/2016) pagi.
Bupati Gumas Arton S Dohong saat menyampaikan arahannya mengatakan bahwa demokrasi pancasila merupakan suatu sistem yang berazaskan kekeluargaan dan gotong royong, dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai luhur pancasila.
Pancasila sendiri merupakan ideologi negara yang sudah teruji serta menjadi pengikat persatuan dan kesatuan, maupun menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
“Demokrasi merupakan suatu kewajiban untuk tetap mewujudkan suatu kehidupan generasi bangsa untuk saling hormat-menghormati antara satu dan yang lainnya. Dengan tetap mempertahankan nilai-nilai dan moralitas dengan arif, dewasa, dan kreatif tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan,” tegas Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Gumas akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap eks anggota Gafatar. Hal ini sesuai dengan intruksi pemerintah pusat. Salah satu bentuk pembinaan adalah dengan memberi pemahaman tentang demokrasi.
“Pemerintah daerah terus berupaya memberikan pembinaan dan bimbingan sesuai intruksi dari pemerintah pusat. Untuk itu mari kita bersama-sama menjalani kehidupan dengan berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku,” turut Arton.
Masih pada kegiatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gumas Tasa Torang, menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya sosialisasi kali ini ialah supaya eks anggota Gafatar dapat memahami arti penting nilai luhur bangsa, pancasila, dan UUD 1945, persatuan dan kesatuan, serta demokrasi dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Perwakilan eks anggota Gafatar yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 43 orang. Diharapkan peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan,” harap dia. (B-3)


