LIMA warga yang berdomisili di Distrik Dime, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, dilaporkan meninggal dunia karena terserang penyakit disentri.


“Iya benar, di Distrik Dime, Kabupaten Pegunungan Bintang ada disentri,” kata Yuniar, dokter yang bertugas di Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (10/3).


Menurut Yuniar, dari informasi yang di peroleh dari warga Distrik Dime pada Rabu (8/3) sebanyak lima orang di distrik itu meninggal karena disentri.


“Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang berencana turun ke Distrik Dime, ada dua dokter, tenaga bidan dan juga perawat yang akan ke lokasi kejadian,” katanya.


Menurut dia, sebenarnya tim yang di bentuk oleh Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang sudah berangkat menuju lokasi kasus disentri pada Kamis (10/3) tetapi terkendala transpotasi udara sehingga tim menunda perjalanan dan baru akan menuju ke lokasi pada Jumat (11/3).


Namun, hingga kini belum ada informasi yang menyebut adanya penyakit disentri di Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, atau baru di Distrik Dime.


“Belum ada gejala-gejala disentri yang muncul di Oksbil, hanya di Distrik Dime,” ujarnya.


Sementara itu, Kabid Pencegahan Masalah Kesehatan Dinkes Papua, Aaron Rumainum mengatakan informasi yang diperoleh dari Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pengunungan Bintang Yeremias Tapior menyebutkan masih ada keraguan kematian warga

Dime itu disebabkan karena kasus disentri.


“Sekretaris Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang katakan bahwa ia akan turun langsung ke Distrik Dime pada Sabtu (12/3),” kata Aaron.(ANT/B-11)