PEMERINTAH provinsi se-Kalimantan menggelar Mus­yawarah Perencana­an Pembangunan (Mus­ren­­bang) regional Kaliman­tan di Jakarta, Jumat (11/3/2016).


Hadir dalam kegiatan itu para gubernur dan wa­kil guburnur serta bupati se-Kalimantan, termasuk Pen­jabat (Pj) Gubernur Ka­teng Hadi Prabowo.


Selain itu, turut hadir gu­bernur dan wakil gu­ber­nur Kalteng terpilih pe­riode 2015-2020, Sugian­to Sabran-Habib Said Isma­il.

Pj Gubernur Kalteng Ha­di Prabowo menuturkan, ada banyak perencanaan pem­bangunan yang diri­nya usulkan dalam mus­ren­­bang kali ini.


Dari sekian banyak usulan itu, ada beberapa yang men­jadi skala prioritas. Di antaranya, pembangun­an infrastrukur baik dasar mau­pun pertanian, kelis­tri­k­an, aksesibilitas dan sa­rana transportasi antar­wilayah provinsi/kabu­pa­ten/kota di kawasan per­batasan, peningkatan da­ya saing yang berbasis keunggulan kompetitif, serta implementasi re­gulasi bagi peningkat­an iklim investasi dan usa­ha.


“Geostrategi Kalimantan hingga saat ini belum ba­nyak mendapat perhati­an dari pemerintah pusat. Ka­renanya perlu memba­ngun konektivitas yang op­timal,” ungkap Hadi Pra­bowo melalui siaran per­snya.


Menurut mantan Sekda Jawa Tengah ini, kebijak­an pengembangan kawas­an strategis di Kalimantan di­fo­­kuskan pada penguatan ko­nektivitas, pengembang­an pusat produksi dan pe­ngolahan hasil perkebun­an, tambang, serta lumbung energi nasional yang ber­daya saing.


Percepatan pembangun­an kawasan strategis tersebut dilakukan melalui be­berapa strategi, seperti per­cepatan penguatan ko­nek­tivitas, pengembangan po­tensi ekonomi wilayah di Pulau Kalimantan, pe­nguat­an kemampuan sumber daya manusia dan iptek, ser­ta penguatan regulasi ba­gi peningkatan iklim in­vestasi dan usaha. (TP/B-3)