BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh meminta masyarakat untuk waspada terhadap peredaran uang palsu di momen bulan Ramadan ini.
"Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada periode Ramadan ini berpotensi meningkatnya peredaran uang palsu di tengah masyarakat," kata Taufik kepada Borneonews pada Selasa, 28 Maret 2023.
Taufik meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu dengan selalu mengecek keaslian uang rupiah saat bertransaksi.
"Kami mengimbau kepada masyarakat Kalteng untuk melakukan penukaran uang Rupiah di tempat resmi yang telah kami tunjuk untuk menghindari peredaran uang palsu," tuturnya lagi.
Bank Indonesia Kalteng menurutnya telah menyediakan 47 titik layanan penukaran di bank yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk di Kota Palangka Raya yang sudah dimulai sejak kemarin 27 Maret 2023 sampai dengan 20 April 2023.
--page
"Kami juga menyarankan masyarakat untuk mengoptimalkan transaksi pembayaran non tunai untuk menghindari peredaran uang palsu," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/J)









