PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pendiri dan Ketua Koperasi Pemasaran Mitra Abadi Lestari, Rudianto mengatakan, sebagai organisasi yang sudah pernah menerima manfaat dari proses Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR, dirinya bisa menyampaikan bahwa prosesnya cukup berat dan tidak selalu mulus.

"Mulai dari pengumpulan data saja dulu, tidak sedikit warga yang keberatan saat dimintakan dokumen lahan kelapa sawit yang akan diremajakan meskipun hanya bersifat fotokopi. Proses edukasi yang terus menerus ini, akhirnya membuahkan hasil. Desember 2022, koperasi ini mendapatkan persetujuan dana untuk PSR seluas 77 hektar dari BPDPKS. Lega rasanya, perjuangan awal sudah ada hasilnya," kata Rudianto dalam rilis yang dikirimkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Selasa, 28 Maret 2023.

Akan tetapi, lanjut Rudianto, proses replanting ternyata tidak mudah untuk dilaksanakan.
"Kondisi lahan replanting tersebar di 28 titik milik 28 pekebun anggota koperasi dengan kondisi tanah yang tidak semua bisa mengakomodasi peralatan kerja, seperti excavator," jelasnya.

Dengan kondisi lahan seperti itu, replanting bagi anggota koperasi di Jalan Ar Rahman, Dusun I Desa Kotangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara itu menurutnya untuk proses penebangan pohon dan penyiapan lahan siap tanam menjadi tidak mudah. Proses pengukuran lahan pun tidak mudah.

"Tim saya ada yang berhadapan dengan ular kobra. Tetapi alhamdulillah, sekarang proses tanam sudah dilakukan dan lahan masyarakat sudah mulai direplanting," ujarnya.

--page

Kini, setelah keberhasilan yang dicapai tersebut, koperasi ini bertekad meningkatkan luasan kebun rakyat yang akan direplanting.

"Tahun 2023 ini, koperasi menargetkan dapat mereplanting 250 hektar, khususnya di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara," tuturnya lagi.

Ketua Koperasi Mitra Abadi Lestari menyampaikan terima kasih kepada BPDPKS dan Pemerintah yang hadir di daerah terpencil melalui program PSR dan berharap program PSR ini dapat dilaksanakan sampai kelapa sawit rakyat benar-benar menjadi produktif yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/Y)