PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Camat Pahandut, Berlianto mengatakan, penataan kawasan kumuh di Jalan Rindang Banua dengan skema relokasi akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakatnya. Salah satunya menjadi kampung wisata.

"Selain menghilangkan kesan kumuh, tentu penataan permukiman bantaran sungai dapat menjadi tambahan pendapatan kampung di sektor pariwisata. Konsepnya begitu sesuai arahan pimpinan," katanya, Rabu, 29 Maret 2023.

Dia menilai, konsep itu merupakan cara paling tepat meningkatkan ekonomi masyarakat setelah direlokasi.

Sebab, menata permukiman dengan cara merelokasi tidak mudah. Selain timbul gesekan antara warga dan pemerintah, relokasi mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

"Wali Kota ingin adanya penataan kawasan tepi sungai tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya, tapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya," ujarnya.

--page

Penataan kawasan kumuh merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan pemerintah daerah dalam mendorong dan memberdayakan masyarakat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya.

Khususnya bagi warga Rindang Banua lingkungannya perlahan akan ditata rapi. Jalannya juga diperbaiki dan dipasang beberapa tempat sampah.

Terdapat ruang terbuka publik untuk area bermain anak dengan beragam fasilitas permainan. Sudah ada drainase, jembatan, penerangan jalan hingga lahan pertanian dan areal untuk kelompok budidaya perikanan. (HENDRI/Y)