BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 5 Kelompok Wanita Tani atau KWT di Kabupaten Barito Timur akan menerima bantuan bibit sayuran termasuk diantaranya cabai.
KWT yang dimaksud adalah KWT Suka Maju dari Desa Puri, KWT Anggrek dari Desa Kandris Kecamatan Benua Lima, KWT Maju Selangkah dari Desa Matabu, KWT Mua Madia dari Desa Dayu dan KWT Sri Rejeki dari Desa Siong.
Kabid Ketahanan Pangan dan Agribisnis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Elyakim mengatakan, pembagian bibit sayuran yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi itu juga disertai dengan pembagian pupuk.
"Program pemberian bibit sayuran kepada KWT merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat," ujarnya, Rabu, 29 Maret 2023.
Demikian pula anggaran untuk pengadaan bibit itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus atau DAK non fisik pemerintah pusat sebesar Rp375 juta.
Elyakim menegaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan tersebut mereka harus tergabung di kelompok tani dan terdaftar di Sistem Informasi Penyuluh atau Simluh.
--page
Menurut data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, cabai termasuk dalam 10 komoditas pangan strategis yang terus dipantau ketersediaannya karena menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.
Saat ini kebutuhan cabai di Kalimantan Tengah cukup tinggi dan sebagian besar masih dipasok dari Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai contoh, Pasar Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur saja dalam seminggu membutuhkan 10 ton cabai. (BOLE MALO/Y)









