SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Memasuki masa mudik Lebaran 2023 atau Hari Raya Idul Fitri 1444 H, kapal laut menjadi salah satu alternatif angkutan yang digunakan masyarakat. Salah satunya di Kabupaten Kotawaringin Timur, ada dua penyedia jasa transportasi laut yang sudah menjadwalkan keberangkatan dengan harga tiket yang bervariasi.

PT DLU Cabang Sampit, misalnya. Penyedia jasa angkutan laut ini memberlakukan tarif yang mengalami kenaikan harga tiket pada H-20 sampai H-10 lebaran sebesar 30 persen dan dari H-9 sampai dengan H-2 naik menjadi 40 persen.

"Dari tarif dasar sekarang Rp290 ribu kalau di H-20 sampai H-10 itu ada kenaikan menjadi Rp385 ribu. Nanti mendekati lebaran dari H-9 sampai H-2 itu kita ada kenaikan menjadi kurang lebih sekitar Rp415 ribu per penumpang," kata Manajer PT DLU Hendrik Sugiharto, Kamis, 30 Maret 2023. 

Harga tersebut untuk rute dari Sampit-Surabaya. Sementara, PT Pelni menyediakan dua rute yakni dari Sampit-Surabaya dengan harga tiket Rp191.500 dan rute Sampit-Semarang Rp206.500.

Adapun jadwal keberangkatan PT DLU hanya satu rute dari Sampit menuju Surabaya menjelang lebaran menggunakan KM Kirana 1 yakni pada tanggal 2 dan 6 April masih dibuka penjualan tiketnya, sedangkan tanggal 11, 15 dan 19 April tiketnya sudah terjual habis.

--page

Selajutnya, jadwal keberangkatan PT Pelni pada tanggal 14 April menggunakan KM Lawit dengan tujuan Semarang, tiketnya juga sudah habis terjual. Tersisa tiga keberangkatan lagi namun tiketnya belum tersedia karena kapal masih dalam pemeliharaan.

"KM Leuser dengan tujuan Semarang pada 18 April, pada 12 April menuju Surabaya menggunakan KM Kalimutu dan pada tanggal 20 April dijadwalkan pelayaran dari Sampit menuju Semarang tapi jadwal bisa saja berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kesiapan kapal," terang Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Edwin Kurniansyah.

Melihat animo masyarakat untuk mudik cukup tinggi, pihak PT DLU sudah meminta dispensasi ke kantor pusat untuk penambahan kapasitas penumpang. Hal serupa juga akan dipertimbangkan PT Pelni, sebab diperkirakan jumlah pemudik akan meningkat dari tahun sebelumnya seiring meredanya covid-19. (NOOR ANNISA/Y)