SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sihol Parningotan Lumban Gaol mengatakan, rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) dr Murjani perlu alat pembakaran limbah medis. 

"Pengadaan alat pembakaran pembakaran limbah medis menjadi prioritas utama, agar tak ada penumpukan limbah di lingkungan rumah sakit," ujarnya, Kamis, 30 Maret 2023.

Hal ini ia utarakan pasca-melakukan kunjungan di RSUD dr Murjani bersama Ketua Komisi III Mariani, serta anggota komisi III Sanidin dan Rambat. Mereka berdiskusi dengan pelaksana tugas direktur rumah sakit Sutriso.

Pengadaan alat pembakaran limbah medis memakan anggaran Rp 5 miliar. Nilai yang cukup fantastis, namun memberikan dampak positif. Selain limbah medis cepat tertangani, juga digadang dapat mengurangi biaya operasional RSUD dr Murjani. 

"Pengadaan alat ini menghemat biaya operasional penanganan limbah medis sekitar Rp 500 juta per tahun," bebernya.

--page

Dalam kunjungannya, ia juga menyoroti sejumlah ruangan kosong tak fungsional dalam gedung megah RSUD dr Murjani. Ruangan itu perlu penambahan sejumlah fasilitas agar berfungsi sebagaimana mestinya.

"Masih sangat banyak PR manajemen  rumah sakit yang belum tuntas. Management perlu kerja keras lagi dan tentunya harus dengan dukungan banyak pihak termasuk APBD," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/Y)