BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah meminta kepada semua pihak baik itu para orang tua serta satuan pendidikan agar dapat aktif untuk mencegah kasus bullying atau perundungan yang kerap terjadi.
"Adanya kasus bullying yang terjadi di Palangka Raya belum lama ini itu tentu sangat memprihatinkan, harusnya hal tersebut tidak terjadi apalagi itu dilingkungan pendidikan. Disini peran orang tua maupun satuan pendidikan harus aktif mencegah agar tidak terjadi," ucapnya, Kamis, 30 Maret 2023.
Menurutnya, peran para orang tua serta satuan pendidikan terutama para guru untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang menghargai satu sama lain itu sangat perlu, sehingga kasus bullying ini dapat dihindari dan anak-anak pun dapat memahami bahwa perilaku tersebut salah.
Dijelaskannya bahwa, anak-anak diusia rentan atau pada masa transisi misalkan yang masih duduk dibangku sekolah tingkat sekolah dasar (SD) itu perlu pendampingan ekstra baik dari orang tua maupun guru-guru yang ada disatuan pendidikan tersebut.
--page
"Pemahaman tentang menghargai antara satu dengan yang lainnya itu bisa diberikan orang tua dirumah dan para guru bisa memberikannya di sekolah. Khususnya untuk pihak sekolah jangan hanya hadir ketika memberikan hukuman saja, tapi juga harus selalu mengawasi perilaku-perilaku peserta didiknya," jelasnya.
Dirinya menyebut, kasus bullying atau perundungan ini terlebih itu pada anak-anak maka akan memberikan dampak negatif contohnya trauma mendalam, sehingga membuat anak tersebut minder dengan lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu ada baiknya hal ini dapat diatasi.
"Kasus bullying ini tentu jangan sampai menjadi budaya, itu dapat merusak baik itu psikis anak serta dampak negatif lainnya. Kita meminta pihak sekolah harus bisa benar-benar mengawasi perilaku peserta didiknya dan juga memberikan pemahaman begitu juga dengab orang tua dirumah," imbuhnya. (DONNY D/Y)









