PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pencegahan atas perilaku bullying dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga di rumah terutama peran orang tua dalam mendidik anak.

"Perlu peran dari lingkungan terkecil anak dan remaja untuk memberikan pendidikan agar tak menjadi pelaku bullying. Mendidik dengan bijak dan penuh kasih sayang dapat mencegah anak menjadi pelaku perundungan," katanya, Kamis, 30 Maret 2023.

Hal ini disampaikan Fairid dalam menyikapi kasus perundungan yang terjadi di SDN Percobaan beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, persoalan ini harus menjadi perhatian semua pihak, baik orang tua, dinas pendidikan maupun pihak sekolah.

Ia berharap lingkungan keluarga anak dapat memahami tentang jenis-jenis bullying untuk membangun kesadaran pencegahan. Secara umum, tiga kategori yang termasuk dalam perilaku bullying fisik, mental dan verbal.

Bullying fisik merupakan tindakan merugikan, pertama, dilakukan pelaku dengan sentuhan fisik seperti memukul, menampar, menimpuk, menginjak kaki, menjegal, meludahi, memalak, melempar barang dan memberikan hukuman fisik.

--page

Bullying verbal dilakukan pelaku lewat ucapan menjatuhkan yang seringkali tak disadari. Tindakan verbal yang merugikan antara lain memaki, menghina, memfitnah, menyebarkan gosip, meneriaki, memberikan julukan, menyoraki, dan mempermalukan.

Kemudian Bullying mental seperti memandang sinis, pandangan yang mengancam, mengabaikan, memelototi, meneror lewat media sosial dan private message, mencibir dan mengucilkan. (HENDRI/H)