LAPORAN: SIGIT PAMUNGKAS
WARGA Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ternyata turut aktif mengkritik proyek pembangunan yang sedang berjalan tahun ini. Seperti proyek peningkatan jalan di dalam kota Pangkalan Bun yang terkesan dipaksakan dengan dalih sejumlah jalan yag diperbaiki berada pada dataran rendah yang rawan banjir.

Padahal jika pengaspalan hanya ditinggikan maksimal 20 centimeter tak akan berpengaruh apa-apa. Alangkah baiknya pemkab membuat sumur resapan di sekitar jalanan yang dianggap rawan banjir tersebut.

Hujatan, makian dan juga sindiran banyak dilontarkan para netizen diportal berita borneonews.co.id yang diposting di grup Berniaga Pangkalan Bun.


Seperti komentar netizen @Dee Art Lucu...."Siapa kiranya punya ide itu.yang baik dibikin rusak.... G perlu dikelupas total gtu... Dananya pasti lebih besar,mending buat lainyA aja.nohh... Jln yg arah ke pantai,Kumpai batu bawahnya .. Tj Terantang rusak gtu g dbaiki.itu yg bner2 harus dibaiki."


Ada lagi sindiran pedas netizen dengan akun @Chairudin Aya. "Drainase nya yang harus dibenahi,,, itulah pekerjaan lebih memilih kuantitas proyek daripada kwalitasnya... kayaknya sudah umum fasilitas negara dibuat setengah setengah biar nanti keluar dana perbaikan,pemeliharaan dan rehabilitasi lagi..."


@Zhang Eboet Moelkan Basnoe. "KPK manaaa KPK hehehe."
@Bebe Taheer. "Kami di jalan lubut jalan nya cocok nya buat ofroad. hancur lebur."
@Naufal Rasya. "Naufal Rasya Kontraktor nya mah kipas2 , angin2 pas kentut diam2 wkwkwk."
@Mutiyara Kehidupan II. "Mutiyara Kehidupan II Di perbaiki krn ada sebab all...Sebagian jlan poros,kobar ada perbaikan krn di pertinggi jlannya...Lokasi2 yg sdang dlam perbaikan kdng menyebabkn banjir di saat lebatt."


Untuk diketahui, Pemkab Kobar melalui Dinas PU kini gencar melakukan peningkatan jalan dalam kota Pangkalan Bun. Namun peningkatan jalan tersebut terkesan asal-asalan tanpa melihat manfaat dan gangguan yang dialami warga. Bahkan peningkatan jalan ini sudah banyak memakan korban.

Warga yang bermukim dan berbisnis di sekitar proyek jalan juga dirugikan dan terganggu karena debu. Banyak pengendara sepeda motor juga banyak yang terjatuh di jalan itu. Hmmmm...apalah maksud proyek ini? asal bapak senang (ABS) atau ada oknum yang sengaja mengeruk keuntungan pribadi jelang Pilbup Kobar 2017?

Untuk diketahui peningkatan jalan dilakukan disejumlah titik, yakni di Jalan Pakunegara (depan SPBU dan depan PLN), Jalan Iskandar (depan Ayayan dan diler motor), Jalan Diponegoro (depan SPBU Afrian dan depan Polres). (B-7)